Cintailah Yg Terbaik, Bukan ’sekedar’ Tercantik
Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah… (Q.S. 2 : 165)”
Mari kita belajar mencinta dari susunan planet di tata surya Matahari kita. Setelah Matahari maka planet terdekat adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. (Kabarnya planet Pluto sudah tidak dianggap planet lagi dalam Tata Surya Matahari).
Semakin dekat dengan Matahari, maka semakin panas. Dan Bumi adalah yang paling stabil dan nyaman, sehingga bisa hadir milyaran Manusia di muka Bumi, dan tak satupun sanggup manusia bisa bertahan di Venus dan Merkurius sebab terlalu panas, dan tidak sanggup bertahan di Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus, sebab terlalu dingin.
Oke, agar lebih praktis, bagi para ikhwan, khususnya yang belum menikah, sekarang mari kita bersimulasi. Nah Silakan urutkan 8 nama wanita yang engkau cintai dan sangat ingin engkau nikahi, mulai dari yang teringin sampai yang terbiasa saja…..
Contoh : (Mohon maaf jika ada kemiripan nama, ini sekedar contoh)
1. Meriam
2. Veni
3. Bumiwati
4. Marsinah
5. Jupe
6. Saturinah
7. Uraningsih
8. Nepti
Ternyata setelah diurutkan maka wanita yang paling engkau cintai bernama Meriam, berikutnya Veni, lalu Bumiwati, dan seterusnya sampai Nepti. Pokoke kalau sudah denger nama Meriam maka hati ini rasanya bergetar bahkan bergoncang dahsyat. Perasaan selalu menjadi gelisah. Makan jadi tidak bisa sedikit, dan tidur pun sampai sulit bangun, ya begitulah saking gelisahnya. Ingat selalu sang kekasih dan ingin selalu dekat dengan sang kekasih.
Kalau inget Veni hati pun berdebar, namun tidak sedahsyat ketika mengingat Meriam. Veni memang cantik, tapi Meriam jauh lebih cantik. Veni memang mempesona, tapi Meriam jauh lebih menyelimuti jiwa dan raga, Veni memang anggun, tapi Meriam bisa mengalahkan seribu keanggunan semesta. Waw..subhanallah…..
Dan kalau inget Bumiwati, perasaan hormat dan suka padanya pun hadir, tapi tidak sampai membuat hidup gelisah dan serba salah. Bumiwati orangnya baik dan sepertinya Bumiwati pun ada rasa kepadanya. Bumiwati cukup cantik, tapi tentu saja masih kalah dengan Veni apalagi Meriam. Tapi ada satu yang dimiliki oleh Bumiwati yang tidak dimiliki oleh Meriam dan Veni, yaitu pancaran kesejukan taqwa yang mendalam, sehingga walau wajahnya cukup dandan sekedarnya, maka berbicara dengan Bumiwati terasa hidup ini menjadi lebih sempurna – ada kecocokan naluriah yang saling melengkapi. Hanya saja, Bumiwati kurang tampak menggairahkan dari sisi syahwat kelaki-lakian, ah.. tapi hal itu bisa diatur, sebab bukankah kebanyakan pria itu kreatif untuk masalah hal yang begituan?Ehm…
So, Anda sebagai Makhluk Bumi, saya sarankan pilihlah wanita urutan yang ketiga, atau setidaknya yang ciri-cirinya sama dengan Bumiwati. Hindari memilih wanita yang bercirikan Veni dan Meriam sebab Anda akan hangus terbakar…. terlalu HOT….dekat Matahari sih…
“… Boleh Jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia Amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (Q.S. 2 : 216)”
Wallahu alam
by KZ
http://cahaya-semesta.com
BERSYUKUR KARENA TIDAK SEMUA DOAKU DIKABULKAN
Banyak orang yang terpuruk dalam kesedihan yang panjang karena kegagalan, karena keinginan dan doa-doanya tidak terkabul.
Bahkan ada yang sampai bunuh diri karena kegagalan tersebut dirasakan sebagai kegetiran hidup yang sudah tidak kuat untuk dihadapi sehingga lompat dari gedung yang tinggi, narkoba, mabok-mabokan dsb.
Kitaa pernah sedih yang luar biasa karena gagal menggapai impian dan merasa do’a-doa kita tidak dikabulkan Tuhan?
Bisa jadi Tuhan sayang dengan kita dan Tuhan mempunyai rencana lain. Tapi kita tidak tahu rencana Tuhan sampai kita mengetahuinya…
Berikut ini kisah Frank Slazak yang bisa diambil sebagai pelajaran:
*******
Semua dimulai dari impianku. Aku ingin menjadi astronot. Aku ingin terbang ke luar angkasa. Tetapi aku tidak memiliki sesuatu yang tepat. Aku tidak memiliki gelar. Dan aku bukan seorang pilot.
Namun, sesuatu pun terjadilah. Gedung Putih mengumumkan mencari warga biasa untuk ikut dalam penerbangan 51-L pesawat ulang-alik Challanger. Dan warga itu adalah seorang guru. Aku warga biasa, dan aku seorang guru. Hari itu juga aku mengirimkan surat lamaran ke Washington. Setiap hari aku berlari ke kotak pos. Akhirnya datanglah amplop resmi berlogo NASA. Doaku terkabulkan. Aku lolos penyisihan pertama. Ini benar-benar terjadi padaku.
Selama beberapa minggu berikutnya, perwujudan impianku semakin dekat saat NASA mengadakan test fisik dan mental. Begitu test selesai, aku menunggu dan berdoa lagi. Aku tahu aku semakin dekat pada impianku. Beberapa waktu kemudian, aku menerima panggilan untuk mengikuti program latihan astronot khusus di Kennedy Space Center
Dari 43.000 pelamar, kemudian 10.000 orang, dan kini aku menjadi bagian dari 100 orang yang berkumpul untuk penilaian akhir. Ada simulator, uji klaustrofobi , latihan ketangkasan , percobaan mabuk udara. Siapakah di antara kami yang bisa melewati ujian akhir ini ?
Aku sangat yakin bahwa akulah yang akan terpilih. “ Tuhan, biarlah diriku yang terpilih karena itu adalah anugerah yang terbesar dalam hiduku!” , begitu aku berdoa. Lalu tibalah berita yang menghancurkan itu. NASA memilih orang lain yaitu Christina McAufliffe.
Aku kalah. Impian hidupku hancur. Aku mengalami depresi. Rasa percaya diriku lenyap, dan amarah menggantikan kebahagiaanku. Aku mempertanyakan semuanya. Kenapa Tuhan? Kenapa bukan aku? Bagian diriku yang mana yang kurang? Mengapa aku diperlakukan kejam ?
Aku berpaling pada ayahku. Dan katanya: “Semua terjadi karena suatu alasan.”
Selasa, 28 Januari 1986, aku berkumpul bersama teman-teman untuk melihat peluncuran Challanger. Saat pesawat itu melewati menara landasan pacu, aku menantang impianku untuk terakhir kali. Tuhan, aku bersedia melakukan apa saja agar berada di dalam pesawat itu. Kenapa bukan aku? 73 detik kemudian, Tuhan menjawab semua pertanyaanku dan menghapus semua keraguanku saat Challanger meledak… dan menewaskan semua penumpang.
Saat itulah aku menangis, dan perasaan kesal dan marah kepada Tuhan hilang…yang ada adalah perasaan yang sangat bahagia dan tersanjung…bahwa Tuhan benar-benar sayang kepada diriku.
Aku teringat kata-kata ayahku: “Semua terjadi karena suatu alasan.” Aku tidak terpilih dalam penerbangan itu, walaupun aku sangat menginginkannya karena Tuhan memiliki alasan lain untuk kehadiranku di bumi ini. Aku memiliki misi lain dalam hidup. Aku tidak kalah; aku seorang pemenang….
Aku menang karena aku telah kalah. Aku, Frank Slazak, masih hidup untuk bersyukur pada Tuhan karena tidak semua doaku dikabulkan.
*****
Tuhan mengabulkan doa kita dengan 3 cara:
1. Apabila Tuhan mengatakan YA. Maka kita akan mendapatkan apa yang kita minta.
2. Apabila Tuhan mengatakan TIDAK. Maka mungkin kita akan mendapatkan yang lain yang lebih sesuai untuk kita.
3. Apabila Tuhan mengatakan TUNGGU. Maka mungkin kita akan mendapatkan yang terbaik sesuai dengan kehendakNYA.
Firman Allah SWT dalam Al Quran :
” Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS 2:216).
(sumber : Ogy FA).
BAGAIMANA DENGAN KITA KAWAN ? Pernah kita mensyukuri Doa yang tak terkabulkan ?
Suka dengan kisah inspiratif ini ? Silahkan tulis kolom komentar dibawah ini….
Bangkit Dari “Kubur” (Rahasia Sukses)
Suatu sore terlihat seorang pemuda datang ke seorang kyai. Raut mukanya kusut, pandangannya loyo. Baju bermerk yang ia kenakan tidak bisa menutupi kegelisahan yang ada di kening kepalanya.
”Pusing saya, Kyai ….”
”Kenapa harus pusing ? ” tanya sang kyai.
”Menurut saya, saya tidak pernah berbuat yang aneh-aneh. Saya sholat seperti biasa, shalat malam juga saya amalkan. Baca Al Qur’an rutin saya amalkan. Namun………. mengapa bisnis saya tertipu, saya tertipu rekan bisnis saya. Saya percayai ia…namun apa balasannya ? Ia bawa kabur ratusan juta rupiah uang saya ..”
”Ya…kamu tetap lakukan seperti biasanya, bahkan tingkatkan lagi…LEBIH DEKATKAN LAGI SAMA GUSTI ALLAH…apa yang terjadi padamu saat ini..merupakan tanda-tanda KAMU LAGI DISAYANG GUSTI ALLAH” jawab sang Kyai.
Mendengar jawaban sang Kyai, pemuda itupun tambah bengong dan bingung. Logika berfikirnya tidak masuk, namun untuk menanyakan lebih lanjut iapun tidak berani. Dengan kegelisahan yang masih menggelayut di kepalanya iapun pamitan pulang. Sesampai di rumah, ia pandangi dirinya sendiri di depan cermin, iapun berkata dalam hati…”menyedihkan….”.
Hari berganti hari, bulan berganti bulan. Kalau dulu sisa uang masih bisa ia pergunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, lambat laun semakin menipis, hingga pada suatu hari iapun terpaksa memecah celengan, tempat ia kumpulkan koin lima ratus dan seratus rupiah. Dengan tersayat – sayat hatinya iapun terpaksa memecah celengan itu, padahal semula celengan itu hanya sebagai tempat penyimpanan uang recehan yang menurutnya pada saat itu, tidak ada manfaatnya selain sebagai pemberian kepada ”polisi cepe” saat melintas di jalan.
Tahun berganti tahun pemuda ini ia lalui, dalam hari – harinya dalam kesulitan ia selalu terngiang-ngiang kata – kata sang Kyai, ” …LEBIH DEKATKAN LAGI SAMA GUSTI ALLAH…apa yang terjadi padamu saat ini..merupakan tanda-tanda KAMU LAGI DISAYANG GUSTI ALLAH”.
Iapun terus mengevaluasi diri tentang kekurangan ibadahnya kepada Allah, tidak hanya ibadah lahiriah namun lebih ke aspek batiniah ia sedikit – demi sedikit diperbaiki. Tanpa terasa lambat laun keadaan ekonominya berubah. Uang yang dulu tertipu rekan bisnisnya, telah kembali berlipat – lipat dari kemajuan usahanya.
Suatu saat iapun bersilaturahim kepada kyai yang dulu ia temui. Setelah berbincang sejenak, si pemuda itupun berkata kepada Kyai.
”Alhamdulillah kyai, dari pengalaman saya tertipu rekan bisnis saya yang dulu saya bisa belajar tentang bersyukur Rama Kyai ….”
” O…begitu, alhamdulillah…” jawab Kyai.
” Coba kalau saya tidak tertipu, saya tidak bisa merasakan arti sejumlah recehan yang dulu saya remehkan…Rama Kyai. Saat dalam kekurangan … uang recehan itu ternyata begitu berarti…., saya bisa merasakan betapa sesuatu yang sangat remeh menurut anggapan kita…ternyata berharga sekali…dan saya yakin, masih banyak rekan – rekan saya yang bernasib dibawah saya.” Kata Sang Pemuda.
” Alhamdulillah…berarti kamu SUDAH BISA MERASAKAN ARTI SYUKUR….terus, kamu kesini kok, pakai mobil butut…padahal duit kamu kan sudah banyak…JANGAN-JANGAN KAMU MALAH NGGA BERSYUKUR? ”, tanya Kyai dengan senyuman.
”Bukan begitu Rama Kyai, insya Allah saya bisa beli mobil yang jauh lebih mewah….tapi saya takut Rama Kyai…. saya selalu berdo’a, ”Ya Allah, jadikanlah dunia di tangan kami, tetapi jangan Engkau menjadikannya dalam hati kami….”, makanya saya berusaha lebih sederhana rama kyai..”
Mendengar jawaban pemuda, Kyaipun tersenyum agak lebar, kemudian berkata, ”Alhamdulillah…semoga banyak pemuda yang berprinsip sama seperti kamu…..namun, kamu juga harus hati – hati, tanyakan dalam hatimu….sikapmu itu…KARENA TULUS , atau KARENA INGIN DIANGGAP SEDERHANA…..INGIN DIANGGAP ZUHUD….”
Ketika mendengar uraian sang kyai yang terakhir, ”…ingin dianggap sederhana…..ingin dianggap zuhud….”, hati pemuda itupun bergetar…., iapun lantas menunduk, lantas berkata, ”Ya…Kama Kyai…saya masih harus belajar ….”.
Sahabat……
Sukses tidak ada hubungan dengan menjadi kaya raya,
Sukses itu tidak serumit/serahasia seperti kata para pakar,
SUKSES adalah KITA!
Karena kesuksesan terbesar ADA pada DIRI KITA SENDIRI.
Bagaimana Kita tercipta dari pertarungan jutaan sperma untuk membuahi 1 ovum, itulah sukses pertama Kita!
Bagaimana Kita bisa lahir dengan anggota tubuh sempurna tanpa cacat, itulah kesuksesan Kita kedua…
Ketika Kita ke sekolah bahkan bisa menikmati studi sarjana, di saat tiap menit ada 10 siswa drop out karena tidak mampu bayar SPP, itulah sukses Kita ketiga….
Ketika Kita mempunyai pekerjaan, di saat 46 juta orang menjadi pengangguran, itulah sukses Kita keempat….
Ketika Kita masih bisa makan tiga kali sehari, di saat ada 3 juta orang mati kelaparan setiap bulannya, itulah kesuksesan Kita yang kelima…
Sukses terjadi setiap hari, namun Kita tidak pernah menyadarinya. ..
Saya sangat tersentuh ketika menonton film “Click!” yg dibintangi Adam Sandler, “Family comes first” (dahulukan keluarga) , begitu kata2 terakhir kepada anaknya sebelum dia meninggal.
Saking sibuknya Si Adam Sandler ini mengejar kesuksesan, ia sampai tidak sempat meluangkan waktu untuk anak & istrinya, bahkan tidak sempat menghadiri hari pemakaman ayahnya sendiri, keluarga nya pun berantakan, istrinya yang cantik menceraikannya, anaknya jadi ngga kenal siapa ayahnya…
Sukses selalu dibiaskan oleh penulis buku laris supaya bukunya bisa terus2an jadi best seller dengan membuat sukses menjadi hal yg rumit dan sukar didapatkan.
Sukses tidak melulu soal harta, rumah mewah, mobil sport, jam Rolex, pensiun muda, menjadi pengusaha, punya kolam renang/helikopter, punya istri cantik seperti Donald Trump & resort mewah di Karibia…
Sukses sejati adalah hidup dengan penuh syukur atas segala rahmat Tuhan, sukses yang sejati adalah menikmati & bersyukur atas setiap detik kehidupan Kita,
Pada saat Kita gembira, Kita gembira sepenuhnya, sedangkan pada saat Kita sedih, Kita sedih sepenuhnya, setelah itu Kita sudah harus bersiap lagi menghadapi episode baru lagi.
Sukses sejati adalah hidup benar di jalan Allah, hidup baik, tidak menipu, saleh & selalu rendah hati.
Sukses sejati adalah ketika kita bisa BERMANFAAT & BERBAGI kepada orang lain..
Sukses itu tidak lagi menginginkan kekayaan ketimbang kemiskinan, tidak lagi menginginkan kesembuhan ketimbang sakit, sukses sejati adalah bisa menerima sepenuhnya kelebihan, keadaan dan kekurangan Kita apa adanya dengan penuh syukur.
Pernahkah Kita menyadari?
Kita sebenarnya tidak membeli suatu barang dengan uang. Uang hanyalah alat tukar, Kita sebenarnya membeli rumah dari waktu Kita.
Ya, Kita mungkin harus kerja siang malam utk bayar KPR selama 15 tahun atau beli mobil/motor kredit selama 3 tahun. Itu semua sebenarnya Kita dapatkan dari membarter waktu Kita, Kita menjual waktu Kita dari pagi hingga malam kepada penawar tertinggi untuk mendapatkan uang supaya bisa beli makanan, pulsa telepon dll.
Aset terbesar Kita bukanlah rumah/mobil Kita, tapi diri Kita sendiri, Itu sebabnya mengapa orang pintar bisa digaji puluhan kali lipat dari orang bodoh.
Semakin berharga diri Kita, semakin mahal orang mau membeli waktu Kita.
Itu sebabnya kenapa harga 2 jam-nya Kiyosaki bicara ngalor ngidul di seminar bisa dibayar 200 juta atau harga 2 jam seminar Pak Tung Desem Waringin bisa mencapai 100 juta!!!
Itu sebabnya kenapa Nike berani membayar Tiger Woods & Michael Jordan sebesar 200 juta dollar, hanya untuk memakai produk Nike. Suatu produk bermerk menjadi mahal/berharga bukan karena merk-nya, tapi karena produk tsb dipakai oleh siapa.
Itu sebabnya bola basket bekas dipakai Michael Jordan diperebutkan, bisa terjual 80 juta dollar, sedangkan bola basket bekas dengan merk sama, bila kita jual harganya justru malah turun.
Beginilah hidup di Dunia yang sejenak ini, kita seperti mengejar fatamorgana, bila dilihat dari jauh, mungkin kita melihat air/emas di kejauhan, namun ketika kita kejar dng segenap tenaga kita & akhirnya kita sampai, yang kita lihat yah cuman pantulan sinar matahari/corn flakes saja.
Kita juga sudah sadar semuanya tentang hidup ini namun masih lebih suka mengejar fatamorgana tsb ketimbang menghabiskan waktu Kita yg sangat berharga bersama dengan orangtua yg begitu mencintai Kita, memeluk hangat suami / istri / kekasih Kita, mengatakan “I love you” kepada org2 yang Kita cintai: orang tua, istri, suami, anak, sahabat2 Kita.
Sumber: www.rumah-yatim-indonesia.org
======
Suka dengan kisah ini ? Mohon tuliskan komentar anda pada kolom komentar dibawah ini, agar menjadi inspirasi bagi kita semua, terimakasih…
Kisah 2 Saudara nan (siapa yang paling) Sholeh
”Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu.”(QS, al-Hujurat [49]: 13)
Dua orang laki-laki bersaudara . Mereka sudah yatim piatu sejak remaja. Keduanya bekerja pada sebuah pabrik kecap .
Mereka hidup rukun , dan sama-sama tekun belajar agama. Mereka berusaha mengamalkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari semaksimal mungkin.
Untuk datang ke tempat pengajian, mereka acap kali harus berjalan kaki untuk sampai ke rumah Sang Ustadz. Jaraknya sekitar 10 km dari rumah peninggalan orangtua mereka.
Suatu ketika sang kakak berdo’a memohon rejeki untuk membeli sebuah mobil supaya dapat dipergunakan untuk sarana angkutan dia dan adiknya, bila pergi mengaji. Allah mengabulkannya, jabatannya naik, dia menjadi kepercayaan sang direktur. Dan tak lama kemudian sebuah mobil dapat dia miliki. Dia mendapatkan bonus karena omzet perusahaannya naik.
Lalu sang kakak berdo’a memohon seorang istri yang sempurna, Allah mengabulkannya, tak lama kemudian sang kakak bersanding dengan seorang gadis yang cantik serta baik akhlaknya.
Kemudian berturut-turut sang Kakak berdo’a memohon kepada Allah akan sebuah rumah yang nyaman, pekerjaan yang layak, dan lain-lain. Dengan itikad supaya bisa lebih ringan dalam mendekatkan diri kepada Allah. Dan Allah selalu mengabulkan semua do’anya itu.
Sementara itu, sang Adik tidak ada perubahan sama sekali, hidupnya tetap sederhana, tinggal di rumah peninggalan orang tuanya yang dulu dia tempati bersama dengan Kakaknya. Namun karena kakaknya sangat sibuk dengan pekerjaannya sehingga tidak dapat mengikuti pengajian, maka sang adik sering kali harus berjalan kaki untuk mengaji kerumah guru mereka.
Suatu saat sang Kakak merenungkan dan membandingkan perjalanan hidupnya dengan perjalanan hidup adiknya. Dia dia teringat bahwa adiknya selalu membaca selembar kertas saat dia berdo’a, menandakan adiknya tidak pernah hafal bacaan untuk berdo’a.
Lalu datanglah ia kepada adiknya untuk menasihati adiknya supaya selalu berdo’a kepada Allah dan berupaya untuk membersihkan hatinya, ” Dik, sesungguh ketidak mampuan kita menghapal quran, hadits dan bacaan doa. bisa jadi karena hati kita kurang bersih.. “
Sang adik Mengangguk, hatinya terenyuh dan merasa sangat bersyukur sekali mempunyai kakak yang begitu menyayanginya, dan dia mengucapkan terima kasih kepada kakaknya atas nasihat itu.
Suatu saat sang adik meninggal dunia, sang kakak merasa sedih karena sampai meninggalnya adiknya itu tidak ada perubahan pada nasibnya sehingga dia merasa yakin kalau adiknya itu meninggal dalam keadaan kotor hatinya sehubungan do’anya tak pernah terkabul.
Sang kakak membereskan rumah peninggalan orang tuanya sesuai dengan amanah adiknya untuk dijadikan sebuah mesjid. Tiba-tiba matanya tertuju pada selembar kertas yang terlipat dalam sajadah yang biasa dipakai oleh adiknya yang berisi tulisan do’a, diantaranya Al-fatehah, Shalawat, do’a untuk guru mereka, do’a selamat dan ada kalimah di akhir do’anya:
“Ya, Allah. tiada sesuatupun yang luput dari pengetahuan Mu,
Ampunilah aku dan kakak ku, kabulkanlah segala do’a kakak ku,
Jadikan Kakakku selalu dalam lindungan dan cinta-Mu,
Bersihkanlah hati ku dan berikanlah kemuliaan hidup untuk kakakku
didunia dan akhirat.”
Sang Kakak berlinang air mata dan haru biru memenuhi dadanya.Dia telah salah menilai adiknya. Tak dinyana ternyata adiknya tak pernah sekalipun berdo’a untuk memenuhi nafsu duniawinya.
Kekayaan, kemiskinan, kebaikan, keburukan dan setiap musibah yang menimpa manusia merupakan ujian dari Allah swt. yang diberikan kepada hambanya. Itu bukan ukuran kemuliaan atau kehinaan seseorang. Janganlah bangga karena kekayaan dan janganlah putus asa karena kemiskinan..
Cerita ini begitu menyentuh , semoga dapat menjadikan hikmah bagi kita semua …
KLIK
http://zarchisme.wordpress.com/investasi-amal-buat-mereka-tersenyum/
Sumber : Ispiring Stories II
@Cyber Halaqoh
Oleh : Lailla Nurul Muna Di Discussion Board KKH 2
Kebesaran Hati Sang Istri (Hikmah Dimadu)
Terima Kasih Telah Mengajariku
Dikisahkan ada pasangan suami istri yang harmonis bernama Budi dan Anita. Awalnya semua baik-baik saja, hingga datang wanita bernama Cika yang merupakan sahabat Anita, yang juga mencintai Budi. Karena Anita mempunyai keterbatasan ruang gerak untuk selalu memberi perhatian pada suaminya, diam-diam Budi dan Cika menjalin affair karena akses keduanya lebih mudah.
Ketika Anita tahu bahwa ia dikhianati suami dan sahabatnya, ia merasa hancur, hatinya sakit, terluka sekali. Kenapa sahabatnya tega berbuat itu? Mungkin akan lebih mudah jika “WIL” suaminya adalah perempuan lain yang tidak ia kenal, yang tidak tahu dengan siapa suaminya itu menjalin hubungan.
Meski sakit, ia mencoba bersabar. Meski banyak orang bilang dia bodoh, tapi ia terlanjur mencintai suaminya. Cinta membuatnya punya kekuatan untuk memaafkan. Ia tetap mendampingi suaminya, tetap melayaninya, tetap menaburkan cintanya…
Pada akhirnya, suaminya kembali ke pelukan Anita karena ia sadar, tidak ada wanita sebaik istrinya.
Bagaimana dengan hubungan persahabatan antara Anita dan Cika?
Anita dengan besar hati berkata kepada sahabatnya, “Terima kasih, sahabatku. Kau telah mengajarkanku rasa sakitnya dikhianati. Terima kasih karena kamu telah membuatku sadar bahwa aku memiliki sesuatu yang sangat berharga dalam hidupku, yaitu suamiku. Terima kasih karena kamu mengingatkanku untuk selalu menjaga baik-baik apa yang aku punya. Terima kasih karena telah membuatku mengerti rasa sakitnya dikhianati, aku berjanji pada diriku sendiri untuk tidak melakukannya, sehingga orang lain tidak perlu merasakan sakit yang sama. Maaf jika karena kelalaianku, menyebabkanmu melakukan kesalahan itu.”
*****
Saudaraku, terkadang kita tenggelam dalam duka yang berkepanjangan. Tapi ingat, dalam setiap kejadian baik menyenangkan atau tidak, pasti terkandung pelajaran. Ada hikmah dari setiap peristiwa. Tinggal bagaimana kita menyikapinya.
Firman Allah SWT “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu. Dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” (Al-Baqarah 216)
Saudaraku, mari kita senantiasa belajar dari apapun yang ada di sekitar kita. Kita bisa belajar di mana saja, kapan saja, dengan siapa saja, dari siapa saja
Tahukah…
Orang yang mengajarkan kita sesuatu yang tidak menyenangkan bisa menjadi guru yang terbaik.
Kadang kita tidak sadar, bahwa dari perbuatan yang tidak menyenangkan yang dilakukan orang lain kepada kita, sebenarnya kita sedang belajar;
belajar menata emosi, belajar menyelesaikan masalah, belajar tentang rasa sehingga kita tidak melakukan hal yang serupa pada orang lain.
(dari Ibu Novi Setyo Rini)
Jadilah ‘Malaikat’ Mereka, BERANI ?!
Sambil menyeka keringat yang mengucur di dahinya, Ibu Rahmah (Bukan nama sebenarnya) dengan tekun menyapu trotoar sebuah jalan raya. Tampak beban hidup yang sangat berat menggelayuti pundaknya yang kurus.
Tak terasa air mata menggenangi pelupuk matanya saat teringat bahwa hari ini dia harus membayar uang sekolah anaknya yang sudah menunggak beberapa bulan. Tapi bagaimana mau membayar, sudah sejak tadi malam belum sebutir nasipun mengisi perutnya dan anak-anaknya.
Ibu Rahmah ditinggal mati suaminya dalam sebuah kecelakaan sehingga dialah yang harus menghidupi dua anaknya yang masih kecil dengan menjadi petugas kebersihan. Gaji harian yang diterima sangat tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Disetiap ayunan sapunya, dia berdoa kepada Allah agar selalu dikuatkan dari keinginan untuk meminta-minta dan godaan untuk mencuri. Sungguh sebuah kemuliaan diri yang patut dipuji.
Tenggelam dengan pekerjaannya, Ibu Rahmah tidak menyadari saat sebuah mobil Honda Jazz warna biru berhenti didekatnya. Turun seorang wanita muda berkerudung menghampirinya dan memberikan sebuah amplop warna putih pada Ibu Rahmah sambil berkata ;
“Maaf Ibu, mohon diterima sedikit rezeki ini, mudah-mudahan dapat berguna buat Ibu.”
Wanita muda itu bergegas pergi tanpa menoleh lagi meninggalkan Ibu Rahmah yang tertegun belum sempat berterima kasih.
Dengan tangan bergetar, Ibu Rahmah membuka amplop berwarna putih itu yang ternyata berisi 20 lembar uang seratus ribuan.
Tangis Ibu Rahmah meledak… Terbayang dia bisa membayar uang sekolah anaknya, dia bisa membeli beras untuk dimasak dan membayar hutang di warung depan rumah.Hanya do’a yang diucapkannya berulang-ulang kepada Allah, memohon agar Allah menambahkan rezeki kepada wanita muda yang tak dikenalnya itu.
Ibu Rahmah larut dalam tangis do’a, terduduk di pinggir trotoar jalan tanpa menghiraukan tatapan mata heran para pejalan kaki yang lalu lalang..
Kita dapat merasakan kebahagiaan yang dirasakan Ibu Rahmah bukan.? Tapi kita tidak tahu persis kebahagiaan apa yang dirasakan wanita muda misterius tadi.
Penasaran.? Ingin mencoba.?
Kita dapat menjadi seperti wanita muda itu. Sangat banyak di pinggir jalan kita temui mereka yang tekun bekerja dan menjaga diri dari mengemis, memilih menjadi tukang sapu jalan, tukang parkir, tukang ojek, menjual es lilin atau apapun.
Berikanlah sedekah kita kepada mereka, tidak perlu berpikir lagi dan menengok ke belakang setelah memberikan. Mari kita bayangkan kalau sedekah yang kita berikan sama membantunya seperti sedekah yang diterima Ibu Rahmah.
Sangat bagus kalau bisa dalam jumlah besar, tapi kalau tidak sanggup, Rp.50.000,- /bulan secara rutin sudah sangat membantu. Bukankah uang sebesar Rp.50.000,- itu bisa kita batalkan dari tiket nonton di bioskop, mengurungkan makan di Restoran Fast Food, mengundur beli CD Artis Favorit kita, mengurangi kebiasaan glamour, menyisihkan dari anggaran rokok, dll.?
Bayangkan, jika puluhan ribu lebih pembaca tulisan ini yang membantu orang2 seperti “Ibu Rahmah” dengan rutin, apalagi bila dilakukan dengan penuh perencanaan melalui pemberdayaan ekonomi mereka yang sering dilakukan oleh lembaga BMT/Lembaga Keuangan Mikro Syariah (salah satunya BMT Cengkareng), maka kebahagian apalagi yang kita cari didunia ini selain BMT (Buat Mereka Tersenyum) bukan sekedar Beri Mereka Senyum, meski senyum juga sedekah . karena kebahagiaan tertinggi adalah “Kebahagiaan Spiritual” yaitu pada saat memberi, bukan pada saat menerima.
Pernahkah kita berpikir, Allah SWT menciptakan orang2 seperti “Ibu Rahmah” justru untuk membantu kita….. untuk lebih dekat kepada-Nya ?
“Dan mereka tiada menafkahkan suatu nafkah yang kecil dan tidak (pula) yang besar dan tidak melintasi suatu lembah, melainkan dituliskan bagi mereka (amal saleh pula) karena Allah akan memberi balasan kepada mereka yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”.( Q.S.At Taubah.121 ). (Disadur dari : Marah Aidil)
Selamat Bersedekah….
http://spiritualpreneurship.com/?id=zarchisme
NB.
Terimakasih untuk memberikan komentarnya pada kolom dibawah ini …
===============
INFO Training Akuntansi Syariah (PSAK terbaru 101-110) :
7 Karakter Pria Bermasalah dimata si Dana
Harta dan cinta adalah kombinasi yang mengandung racun. Baik untuk Anda yang sedang mencari pasangan, atau yang sudah terikat komitmen pernikahan. Berhati-hatilah terhadap masalah finansial mungkin muncul, dan menyebabkan bencana kepada Anda.
Kenali sejak dini karakter-finansial pasangan Anda, yang mungkin tidak cocok dengan Anda. Ini merupakan beberapa tipe yang harus dihindari bila menyangkut keuangan.
Mudah Dimanfaatkan:
Ini merupakan tipe pria yang sangat baik dan penyayang, yang bahkan sulit dibayangkan ada di jagat raya ini. Tapi selalu ada perbedaan antara “yang memberi” dan “yang dimanfaatkan”. Kita tidak sedang membicarakan tipe pria yang secara heroik menyumbangkan separuh gajinya untuk sebuah acara amal.
Tapi ini adalah tipe pria yang selalu dimanfaatkan teman-temannya, karena dia tidak bisa mengatakan “Tidak!”. Mungkin si dia akan menolong adik perempuannya yang “butuh” pakaian karya desainer terkenal. Atau si dia merupakan tipe lelaki yang selalu mentraktir teman-temannya makan malam. Saat Anda minta pun, dia akan segera mengeluarkan isi dompetnya. Tipe pria ini merupakan pasangan yang tepat jika Anda mencari pasangan yang bisa membelikan Anda kesalahan, karena rekeningnya di bank akan cepat terkuras habis.
Penggesek Kartu Kredit:
Tipe pria ini biasanya sensitif, dan dapat menahan untuk tidak mengeluarkan uang. Namun, saat berurusan dengan penggunaan kartu kredit, tipe pria ini sulit sekali dikendalikan. Baginya, kartu kredit seperti kartu ajaib–yang tentu saja hilang keajaibannya saat pasangan Anda ini tersadar saat tagihannya mencapai Rp 1 juta. Jangan heran jika suatu saat pria ini akan meminta Anda untuk menyelamatkannya dari jeratan hutang setan-kredit. Jadi, ingat film 70an yang dibintangi Benyamin Sueb, kan?
Perhitungan:
Ini biasanya tipe anak mama yang sangat mencintai uang, dan selalu ingat untuk apa saja uangnya digunakan. Saat dibutuhkan, pria ini bisa meminjamkan uang untuk membantu. Tapi hati-hati apabila Anda meminjam uangnya. Bahkan jika Anda adalah pasangannya sehidup semati, pria ini tidak peduli, bahkan bisa menagih hutang Anda saat kencan masih berlangsung. Sebelum putus pun, ia dapat memaksa Anda untuk segera membayar utang Anda.
Pengkhayal:
Tipe ini merupakan pria yang selalu mencari kemenangan besar dalam hidup–parahnya tanpa kerja keras dan tujuan jelas. Tipe ini tidak akan memanjakan Anda dengan uangnya–bahkan untuk memanjakan diri sendiri. Tapi saat diajak ke kasino atau pesta, tiba-tiba uangnya siap digunakan. Mungkin si dia punya pekerjaan mapan, tapi tidak pernah mengoptimalkan kinerjanya untuk karier. Mungkin dalam otaknya, “saya akan jadi bos suatu saat.” Kalau Anda merasa nyaman dengan kondisi finansial ini dalam hubungan, dia sepenuhnya milik Anda.
The Player:
Tipe pria ini akan menggunakan uang untuk memikat hati Anda. Dia akan selalu membuat Anda terkesan dengan memberikan apa saja yang Anda inginkan. Tapi, dompetnya terbuka bukan untuk hati Anda. Hadiah yang dia berikan, atau kencan romantis yang dilakukannya dengan Anda, hanyalah sebuah permainan untuknya.
Bagi dia, Anda adalah piala. Biasanya, dia akan menjadi orang terakhir yang memberikan Anda hadiah, hanya untuk memastikan hadiah yang diberikannyalah yang terbaik. Anehnya, dia juga akan berkompetisi dengan Anda. Saat Anda memberi jam tangan, esoknya dia akan memberikan jam tangan yang lebih mahal. Hubungan seperti ini tentu hanya akan membuat Anda gelisah, kan?
Si Glamor:
Si dia punya mobil mewah, rumah megah, gelar master dari universitas terkemuka, dan gaya hidup yang glamour. Tapi sayangnya, dia juga punya utang yang sangat banyak dan tagihan kartu kredit yang membengkak. Dia selalu menyembunyikan masalah finansial ini kepada Anda, karena dia ingin selalu terlihat hebat. Tentu saja dia tidak peduli karena dia ingin selalu melanjutkan gaya hidupnya yang mewah. Setelah Anda mengetahui ini, tentu sangat riskan untuk untuk melanjutkan hubungan ini ke tahap berikutnya.
Si Hati Batu:
Ada lagi tipe pria yang menggunakan dompetnya untuk menyembunyikan kedangkalan hatinya. Dia akan memanjakan Anda dengan berbagai macam hadiah, tapi tidak pernah mengungkapkan isi hatinya. Ini disebabkan karena dia selalu menghindari hubungan yang terlalu emosional dengan pasangannya. Tentu tipe pria ini cocok untuk cewek matre. Tapi tentu bukan pasangan yang cocok bagi Anda yang ingin terlibat hubungan secara penuh emosional. • VIVAnews
Tipe apakah anda sobat ?
Terimakasih untuk tulis komentar dikolomnya.. ![]()
http://spiritualpreneurship.com/?id=zarchisme
Transaksi Nilai Kasih Sayang Ibu
Suatu hari, Aghnan yang masih duduk dikelas 5 SD mendatangi ibunya yang sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia mengulurkan secarik kertas yang bertuliskan sesuatu. Si Ibu segera membersihkan tangan lalu menerima kertas yang diberikan oleh anak tercintanya itu dan membacanya.
”iNVOICE Ongkos upah membantu ibu:
1. Membantu pergi ke warung : Rp. 20.000
2. Menjaga adik: Rp. 20.000
3. Membuang sampah: Rp. 5.000
4. Membereskan tempat tidur: Rp. 10.000
5. Menyiram tanaman: Rp. 15.000
6. Menyapu halaman: Rp. 15.000
Total: Rp. 85.000”
Selesai membaca, si Ibu tersenyum memandang Aghnan yang raut wajahnya mulai berbinar. Si Ibu maklum dan amat senang dengan kepandaiannya “bertransaksi”, karena memang si Aghnan dididik untuk bisa berbisnis agar kelak bisa hidup mandiri dan bisa berbagi kepada sesama. Lalu dengan tetap tersenyum si Ibu mengambil pena dan menulis sesuatu di belakang kertas yang sama.
“1. Ongkos mengandungmu selama 9 bulan: GRATIS
2. Ongkos berjaga malam karena menjagamu: GRATIS
3. Ongkos airmata yang menetes karenamu: GRATIS
4. Ongkos khawatir karena selalu memikirkan keadaanmu: GRATIS
5. Ongkos menyediakan makan, minum, pakaian & keperluanmu: GRATIS
Total keseluruhan Nilai Kasihku GRATIS”
Airmata si Aghnan kontan berlinang setelah membaca nota “pembayaran” ibunya tersebut. Aghnan menatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, “Aghnan sayang ibu” . Kemudian Aghnan mengambil pena dan menulis sesuatu di depan surat yang ditulisnya: “TELAH DIBAYAR LUNAS !!” dan menyerahkan kepada ibunya sembari memberi bonus sejuta kecupan buat Ibunya..
(disunting dari tulisan Bapak Fourqy Alfurqon Noordien )
Terimakasih untuk tulis komentar dikolomnya.. ![]()
http://spiritualpreneurship.com/?id=zarchisme
Hidup Sehat ala Rasulullah SAW (tips diet)
Berdiet Cara Rasulullah
Ada sedikit ilmu yang mungkin dapat digunaka bersama mengenai cara konsumsi Rasulullah.
Rasullulah tak pernah sakit perut sepanjang hayatnya kerana pandai menjaga pola makannya.
Makan sebelum lapar & Berhenti Makan sebelum Kenyang
Jangan makan SUSU + DAGING
Jangan makan DAGING + IKAN
Jangan makan IKAN + SUSU
Jangan makan AYAM + SUSU
Jangan makan IKAN + TELUR
Jangan makan IKAN + DAUN SALAD
Jangan makan SUSU + CUKA Jangan makan BUAH + SUSU
# JANGAN MAKAN BUAH SELEPAS MAKAN NASI, SEBALIKNYA MAKAN BUAH TERLEBIH DAHULU, BARU MAKAN NASI.
# TIDUR 1 JAM SELEPAS MAKAN SIANG.
# JANGAN SESEKALI TINGGALKAN MAKAN MALAM. Barang siapa yang meninggalkan makan malam maka akan meningkatkan kolestrol dalam tubuhnya.
kata JANGAN mungkin dapat diartikan dengan ELAKKAN atau hindari, sebab mungkin ada yang melakukannya selama ini baik2 saja, karena memang dalam jangka waktu dekat mungkin kita tidak merasakan ada masalah terhadap kesehatan kita, namun bisa berdampak jangka panjang ketika sudah tua nanti.
Dalam kitab juga ada larangan makan makanan darat bercampur dengan makanan laut.
Nabi pernah melarang kita makan ikan bersama susu. di khawatirkan akan cepat mendapat penyakit. Ini terbukti oleh saintis yang menjumpai dimana dalam badan ayam mengandung ion + sedangkan dalam ikan mengandung ion-, jika dalam suapan ayam bercampur dengan ikan maka terjadi raeksi biokimia yang dapat merusakkan usus kita
Al-Quran Juga ada mengajarkan kita menjaga kesehatan seperti melakukan “ritual” berikut:
-Mandi Pagi sebelum subuh atau sekurang kurangnya sejam sebelum matahari naik. Air sejuk yang meresap kedalam badan dapat mengurangi lemak yang mengumpul. Kita banyak menyaksikan orang yang sering mandi pagi kebanyakan badannya tidak gemuk.
-Rasulullah mengamalkan minum segelas air sejuk (bukan air es) setiap pagi. Mujarabnya Insayallah jauh dari penyakit (susah terkena sakit).
-Waktu salat subuh disunatkan kita bertafakur (yaitu sujud sekurang kurangnya semenit setelah membaca doa). Dapat terhindar dari sakit pening atau migrin. Ini terbukti oleh para ilmuwan yang membuat kajian kenapa dalam sehari perlu kita sujud. Ahli-ahli sains telah menemui beberapa milimeter ruang udara dalam saluran darah di kepala yg tidak dipenuhi darah. Dengan bersujud maka darah akan mengalir keruang tersebut.
-Nabi juga mengajarkan kita makan dengan tangan dan bila habis hendaklah menjilat jari. Begitu juga ahli saint telah menemukan bahwa enzyme banyak terkandung di celah jari jari, yaitu 10 kali lipat dari yang terdapat pada air liur. (enzyme sejenis alat percerna makanan, tanpanya makanan tidak lumat) …
(Disadur dari Catatan Herizal Alwi: Berdiet Cara Rasulullah)
Wallahua’lam,
Fellowship/Beasiswa Universitas Paramadina (S2)
(Info dari Bpk Hadi Risza, Sekretaris Program Pasca Sarjana Islamic Business & Finance Universitas Paramadina)
UNIVERSITAS PARAMADINA dengan dukungan penuh dari INDIKA ENERGY dan MEDCO FOUNDATION menyediakan 15 fellowship bagi WARTAWAN atau AKTIVIS LSM untuk mengambil S2 di Paramadina Graduate School, di bidang sbb: (1) Strategic Finance, (2) Islamic Business & Finance, (3) Diplomacy, (4) Political Communication, dan (5) Corporate Communication.
Fellowship dengan nilai Rp 40 – 65 juta per-mahasiswa tersebut meng-cover seluruh biaya kuliah yang dilaksanakan selama 3 semester. Kuliah, yang dilaksanakan dalam bahasa Inggris dan Indonesia (bilingual), dilaksanakan di Kampus Paramadina Postgraduate Schools, di The Energy Tower, Lt 22, SCBD, Jakarta, dari Senin-Kamis, jam 19:00 – 21:00, sehingga tidak mengganggu karir para mahasiswa.
Untuk yang berminat mendaftar melalui jalur REGULER, biaya kuliah adalah sbb: (1) Strategic Finance – Rp 65 jt, (2) Islamic Business & Finance – Rp 40 jt, (3) Diplomacy – Rp 50 jt, (4) Political Communication – Rp 45 jt, (5) Corporate Communication – Rp 45jt. Terdapat berbagai skema beasiswa bagi pendaftar yang mempunyai skor test tinggi.
Batas terakhir pendaftaran baik melalui jalur fellowship maupun reguler adalah 16 Januari 2010, kelas dimulai minggu pertama Februari 2010.
Untuk informasi lebih lengkap silakan menghubungi: (1) Aniza, email: nurul.anniza@paramadina.ac.id, mobile: 0818 0662 0749, (2) Fiqie, email: fiqie.anbiya@paramadina.ac.id, mobile: 0856 9444 6628, atau (3) kunjungi website: http://gradschool.paramadina.ac.id/
Terima kasih & salam,
Humas Universitas Paramadina.
==========
MAU Kiat Investasi Properti secara Syariah ? Klik :











